Bagikan:

JAKARTA – Editor Wikipedia memutuskan untuk menghapus dan memblokir seluruh tautan yang mengarah ke Archive.today karena serangan Distributed Denial of Service (DDoS) baru-baru ini.

Dengan begitu, 695.000 referensi Archive.today yang tersebar di berbagai artikel Wikipedia akan dihilangkan. Langkah ini diambil setelah para kontributor melakukan diskusi internal terkait layanan pengarsipan web tersebut.

Dalam hasil diskusi, para kontributor sepakat untuk segera memasukkan domain tersebut ke dalam daftar hitam spam karena alasan keamanan. Pemicu utama dari pemblokiran ini adalah dugaan bahwa Archive.today menyisipkan kode berbahaya untuk melakukan serangan DDoS.

Kode JavaScript tersebut diduga membajak browser pengguna untuk menyerang blog milik Jani Patokallio. Selain masalah keamanan, integritas data pada situs pengarsipan tersebut kini mulai diragukan.

"Wikipedia seharusnya tidak mengarahkan pembacanya ke situs web yang membajak komputer pengguna," tulis salah satu pengurus dalam halaman diskusi, dikutip melalui TechCrunch pada Selasa, 24 Februari.

Serangan DDoS ini berawal dari unggahan blog Patokallio yang menyelidiki kepemilikan misterius Archive.today. Pengelola situs tersebut dilaporkan mengirimkan serangkaian ancaman setelah permintaan penghapusan unggahan ditolak.

Pihak pengelola Archive.today telah memberikan tanggapan melalui blog resmi mereka. Layanan pengarsipan itu mempertanyakan mengapa media massa baru mengangkat permasalahan mereka dengan Patokallio sekarang.

"Saya tidak mengharapkan kalian menulis sesuatu yang bagus, tetapi ada banyak drama, bukan?" tulis pengelola situs tersebut. Mereka juga menyatakan akan mulai mengurangi intensitas serangan DDoS.

Kini, para editor Wikipedia diperintahkan untuk mengganti tautan lama dengan sumber asli atau arsip alternatif. Layanan seperti Wayback Machine disarankan sebagai pengganti yang jauh lebih aman.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+