Reliance Industries
| Jenis | Publik |
|---|---|
| ISIN | INE002A01018 |
| Industri | Konglomerat |
| Didirikan | 1958 |
| Pendiri | Dhirubhai Ambani |
| Kantor pusat | |
Wilayah yang dilayani | Seluruh dunia |
Tokoh kunci | Mukesh Ambani (Chairman & Direktur Utama) |
| Produk | |
| Pendapatan | |
| Total aset | |
| Total ekuitas | |
| Pemilik | Mukesh Ambani (50,54%)[2] |
Jumlah karyawan | 236.334 (2021)[1] |
Reliance Industries Limited (RIL) adalah sebuah konglomerat multinasional yang berkantor pusat di Mumbai, India. Reliance memiliki sejumlah perusahaan di India yang bergerak di bidang energi, petrokimia, tekstil, sumber daya alam, ritel, dan telekomunikasi. Reliance merupakan salah satu perusahaan paling menguntungkan di India,[3] perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar terbesar di India,[4] dan perusahaan dengan pendapatan terbesar di India, mengalahkan Indian Oil Corporation.[5] Perusahaan ini juga merupakan pemberi kerja terbanyak kedelapan di India dengan mempekerjakan hampir 195.000 orang.[6][7] Pada tanggal 10 September 2020, Reliance Industries menjadi perusahaan asal India pertama yang berhasil mencapai kapitalisasi pasar sebesar $200 miliar.[8]
Perusahaan ini menempati peringkat ke-96 dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2020.[9] Perusahaan ini pun menempati peringkat kedelapan dalam daftar 250 perusahaan energi global terbesar yang disusun oleh Platts pada tahun 2016. Reliance juga merupakan eksportir terbesar di India, dengan menyumbang 8% dari total ekspor India dengan nilai ₹1,47,755 crore dan mengakses pasar di 108 negara.[10] Reliance pun bertanggung jawab atas hampir 5% dari total pendapatan bea dan cukai pemerintah India. Reliance juga merupakan perusahaan swasta dengan pajak penghasilan terbesar di India.[10][11]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]1960–1980
[sunting | sunting sumber]Perusahaan ini didirikan oleh Dhirubhai Ambani dan Champaklal Damani pada tahun 1960 dengan nama Reliance Commercial Corporation. Pada tahun 1965, perusahaan tersebut dibubarkan dan Dhirubhai pun melanjutkan bisnis poliester dari perusahaan tersebut.[12] Pada tahun 1966, perusahaan ini resmi didirikan di Maharashtra dengan nama Reliance Textiles Engineers Pvt. Ltd.. Perusahaan ini kemudian mendirikan sebuah pabrik kain sintetis di Naroda, Gujarat.[13] Pada tanggal 8 Mei 1973, perusahaan ini mengubah namanya menjadi Reliance Industries Limited. Pada tahun 1975, perusahaan ini berekspansi ke bisnis tekstil, dengan merek "Vimal" kemudian menjadi merek terbesarnya. Pada tahun 1977, perusahaan ini resmi melantai di bursa saham.[14] Pada tahun 1979, Sidhpur Mills digabung ke dalam perusahaan ini.[15] Pada tahun 1980, perusahaan ini mengembangkan bisnis benang poliester dengan mendirikan sebuah pabrik benang filamen poliester di Patalganga, Raigad, Maharashtra melalui kolaborasi keuangan dan teknis dengan E. I. du Pont de Nemours & Co. asal Amerika Serikat.[13]
1981–2000
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 1985, nama perusahaan ini kembali diubah menjadi menjadi Reliance Industries Ltd.[13] Mulai tahun 1985 hingga 1992, perusahaan ini mengembangkan kapasitas produksi benang poliester menjadi lebih dari 145.000 ton per tahun.[13]
Pada tahun 1991-92, perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik petrokimia Hazira.[16]
Pada tahun 1993, Reliance mulai mencari pendanaan dari luar India, dengan Reliance Petroleum menerbitkan global depository. Pada tahun 1996, Reliance menjadi perusahaan swasta pertama di India yang mendapat peringkat dari lembaga pemeringkat kredit internasional. S&P memberi peringkat "BB+, stable outlook, constrained by the sovereign ceiling". Sementara Moody's memberi peringkat "Baa3, Investment grade, constrained by the sovereign ceiling".[17]
Pada tahun 1995/96, perusahaan ini berekspansi ke industri telekomunikasi melalui joint venture dengan NYNEX asal Amerika Serikat dan mempromosikan Reliance Telecom Private Limited di India.[16]
Pada tahun 1998/99, RIL memperkenalkan LPG dalam kemasan silinder seberat 15 kg dengan merek Reliance Gas.[16]
Pada tahun 1998–2000, perusahaan ini mulai membangun kompleks petrokimia terintegrasi Jamnagar di Gujarat,[16] kilang terbesar di dunia.
2001 - sekarang
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2001, Reliance Industries Ltd. dan Reliance Petroleum Ltd. menjadi dua perusahaan terbesar di India.[18] Pada tahun 2001–02, Reliance Petroleum digabung dengan Reliance Industries.[14]
Pada tahun 2002, Reliance mengumumkan penemuan gas terbesar di India dalam hampir tiga dekade dan merupakan salah satu penemuan gas terbesar pada tahun itu, yakni di cekungan Krishna Godavari. Jumlah cadangan gas alam di lokasi tersebut mencapai lebih dari 7 triliun kaki kubik atau setara dengan sekitar 120 crore (1,2 miliar) barel minyak mentah. Penemuan tersebut merupakan yang pertama bagi perusahaan swasta di India.[14][19]
Pada tahun 2002–03, RIL membeli mayoritas saham Indian Petrochemicals Corporation Ltd. (IPCL), perusahaan petrokimia terbesar kedua di India, yang sebelumnya dipegang oleh pemerintah India,[20] RIL pun mengambil alih pabrik IPCL di Vadodara dan mengubah nama pabrik tersebut menjadi Vadodara Manufacturing Division (VMD).[21][22] Sementara pabrik IPCL di Nagothane dan Dahej bergabung ke dalam RIL, setelah IPCL digabung dengan RIL pada tahun 2008.[23][24]
Pada tahun 2005 dan 2006, perusahaan ini mereorganisasi bisnisnya dengan memisahkan investasinya pada pembangkitan listrik, distribusi listrik, jasa keuangan, dan jasa telekomunikasi menjadi empat entitas berbeda.[25]
Pada tahun 2006, Reliance berekspansi ke pasar ritel di India[26] dengan meluncurkan gerai ritel bernama 'Reliance Fresh'.[27][28] Pada akhir tahun 2008, Reliance telah memiliki hampir 600 gerai yang tersebar di 57 kota di India.[14]
Pada tahun 2010, Reliance berekspansi ke bisnis layanan pita lebar dengan mengakuisisi Infotel Broadband Services Limited, yang merupakan satu-satunya penawar yang sukses dalam lelang spektrum 4G yang diadakan oleh pemerintah India.[29][30]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 "Reliance Industries Ltd. Financial Statements". moneycontrol.com.
- ↑ "Reliance Industries Ltd. Share holding pattern". NDTV Profit. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2017. Diakses tanggal 8 November 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Top companies in India by Net Profit". Moneycontrol.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Juli 2017. Diakses tanggal 20 Juli 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Top '100' companies by market capitalisation as on July 19, 2017". Bseindia.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2017. Diakses tanggal 20 Juli 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "RIL becomes India's biggest company in revenue terms". The Economic Times. 21 Mei 2019. Diakses tanggal 21 Mei 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑
- ↑
- ↑ "RIL becomes first Indian company to cross $200 billion in market valuation". Diakses tanggal 10 September 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Fortune Global 500 list". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Agustus 2019. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Reliance Industries AGM full text". 21 Juli 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Agustus 2017. Diakses tanggal 21 Juli 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance Industries Consolidated Balance Sheet, Reliance Industries Financial Statement & Accounts". moneycontrol.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 Juni 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ambani: From a gas station attendant to Reliance owner". Arab News. 2 November 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Agustus 2013. Diakses tanggal 26 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Company History – Reliance Industries Ltd". The Economic Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 September 2013. Diakses tanggal 26 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Major Milestones". RIL.com. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Agustus 2013. Diakses tanggal 22 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Company History – Reliance Industries". MoneyControl.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Agustus 2013. Diakses tanggal 26 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Reliance Industries Ltd". HDFC Securities. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 26 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance Industries: Milestones of an oil giant – Slide 8". NDTV.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2013. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance Industries: Milestones of an oil giant – Slide 9". NDTV.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2013. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Krishna-Godavari basin to yield 160mt oil: RIL". The Economic Times. 1 November 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance makes it big with IPCL". The Hindu. 20 Mei 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 April 2012. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ministry of Environment Forest and Climate Change Government of India" (PDF). April 2017. Diakses tanggal 4 Mei 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nina Muncherji, C. Gopalakrishnan, Upider Dhar (2009). Partners In Success: Strategic Hr And Entrepreneurship. Excel Books India. hlm. 6. ISBN 9788174467010.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ "IPCL set to merge with Reliance Industries". Business Standard. 8 Maret 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance-IPCL merger swap ratio set at 1:5". The Financial Express. 11 Maret 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Scheme of Demerger". RIL.com. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Mei 2013. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BTvIn - Retail: Growth Engine For RIL". Btvin. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Desember 2014. Diakses tanggal 26 Juni 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance launches retail venture". BBC News. 3 November 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Coming to your neighbourhood – Reliance Fresh". Business Standard. 3 November 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance Bets Big on 4G". The Wall Street Journal. 12 Juni 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2015. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Reliance Industries to acquire Infotel Broadband". The Hindu. 11 Juni 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)