Lompat ke isi

Perang Revolusi Prancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perang Revolusi Prancis
French Revolutionary WarsPertempuran ValmyPengepungan Toulon (1793)Pertempuran Fleurus (1794)Invasi Prancis (1795)Pertempuran ArcolePengepungan Mantua (1796–1797)Pertempuran PiramidaPertempuran Sungai NilPertempuran Zürich KeduaPertempuran MarengoPertempuran HohenlindenPertempuran Ravine-à-Couleuvres
French Revolutionary Wars

Klik gambar untuk memuat artikel yang sesuai.
Dari kiri ke kanan, dari atas ke bawah:
Pertempuran Valmy, Toulon, Fleurus, Quiberon, Arcole, Mantua, Piramida, Sungai Nil, Zurich, Marengo, Hohenlinden, Ravine-à-Couleuvres
Tanggal20 April 1792 – 27 Maret 1802 (1792-04-20 – 1802-03-27) (9 tahun, 11 bulan dan 1 minggu)
Lokasi
Hasil

Kemenangan Prancis pada Koalisi Pertama:

Kemenangan Prancis pada Koalisi Kedua

Perubahan
wilayah
Pihak yang terlibat

Prancis Republik Prancis
Negara satelit Prancis
Orang Irlandia Bersatu[9]
Legiun Polandia[10]

Denmark Denmark–Norwegia[11]
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Monarki Habsburg Archduke Charles
Monarki Habsburg Michael von Melas
Monarki Habsburg József Alvinczi
Monarki Habsburg Dagobert Sigmund von Wurmser
Monarki Habsburg Peter Quasdanovich
Prusia Duke of Brunswick
Prusia Prince of Hohenlohe
Kerajaan Prancis Prince de Condé
Kerajaan Britania Raya Prince Frederick, Duke of York and Albany
Kerajaan Britania Raya Horatio Nelson
Kerajaan Britania Raya Ralph Abercromby
Kerajaan Britania Raya William Sidney Smith

Kekaisaran Rusia Alexander Suvorov

Republik Prancis Pertama Napoleon Bonaparte
Republik Prancis Pertama Charles Pichegru
Republik Prancis Pertama Jean-Baptiste Jourdan
Republik Prancis Pertama André Masséna
Republik Prancis Pertama Jean Victor Marie Moreau
Republik Prancis Pertama Charles François Dumouriez
Republik Prancis Pertama François Christophe Kellermann
Wolfe Tone

Jan Henryk Dąbrowski

Perang Revolusi Prancis adalah serangkaian konflik besar dari 1792 sampai 1802 antara Pemerintahan Revolusi Prancis dan beberapa negara Eropa. Ditandai dengan semangat revolusioner Prancis dan inovasi militer, perang ini menyaksikan kemenangan Pasukan Revolusi Prancis yang mengalahkan sejumlah koalisi yang menentang mereka dan memperluas kekuasaan Prancis ke Negara Rendah, Italia, dan Rheinlandia. Perang ini melibatkan jumlah tentara yang besar, terutama karena penerapan pengerahan massa modern.

Perang Revolusi Prancis umumnya dibagi antara perang Koalisi Pertama (1792-1797) dan Koalisi Kedua (1798-1801), walaupun Prancis sedang berperang dengan Kerajaan Britania Raya terus 1793-1802. Permusuhan berhenti dengan Persetujuan Amiens tahun 1802, tetapi konflik segera dimulai lagi dengan dimulainya Peperangan era Napoleon. Perjanjian Amiens biasanya dianggap sebagai penanda akhir dari Perang Revolusi Prancis, tetapi peristiwa lain sebelum dan sesudah 1802 telah diusulkan untuk menjadi titik awal dari Perang Napoleon. Kedua konflik tersebut bersama-sama membentuk apa yang kadang-kadang disebut sebagai "Perang Besar Prancis".

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]


  1. ↑ Belanda Austria dan Kadipaten Milan berada di bawah pemerintahan langsung Austria. Banyak negara bagian Italia lainnya, serta negara-negara yang diperintah oleh Habsburg lainnya seperti Keharyapatihan Toscana, memiliki hubungan dekat dengan Habsburg.
  2. 1 2 Netral setelah Perjanjian Basel pada tahun 1795.
  3. ↑ Kerajaan Britania Raya bersatu dengan Kerajaan Irlandia pada tahun 1801 untuk menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia.
  4. ↑ Lihat Invasi Prancis ke Swiss dan Stecklikrieg
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda yang berkaitan