Lompat ke isi

Krisis Kongo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Krisis Kongo
Bagian dari Dekolonisasi Afrika dan Perang Dingin
Para prajurit Belgia, mengenakan beret dan jaket
Pasukan Belgia sedang bertugas di Kongo pasa Operasi Dragon Rouge, 1964
Tanggal30 Juni 1960 – 25 November 1965
(5 tahun, 4 bulan, 3 minggu dan 5 hari)
Lokasi
Hasil Kongo didirikan sebagai negara persatuan dan merdeka yang diperintah oleh Joseph-Désiré Mobutu
Pihak yang terlibat

1960–63:
Republik Demokratik Kongo Republik Kongo

Didukung oleh:
 Uni Soviet (1960)
Perserikatan Bangsa-Bangsa OPBBK[a]

1960–63:
 Katanga
 Kasai Selatan

Didukung oleh:
 Belgia [b]


1960–62:
Republik Demokratik Kongo Pemerintah Stanleyville

Didukung oleh:
 Uni Soviet

1964–65:
Republik Demokratik Kongo Republik Demokratik Kongo

Didukung oleh:
 Amerika Serikat
 Belgia

1964–65:
Pemberontakan Simba dan Kwilu

Didukung oleh:
Pemimpin atau tokoh terkemuka



Korban jiwa dan kerugian
Jumlah korban tewas: ca 100,000 (perkiraan)[4]
Templat:Kemerdekaan KongoTemplat:Kotak Kampanye Konflik di Kongo

Krisis Kongo (bahasa Prancis: Crise congolaise) adalah masa kebangkitan politik dan konflik di Republik Kongo (sekarang Republik Demokratik Kongo)[c] antara 1960 dan 1965. Krisis tersebut dimulai setelah Kongo merdeka dari Belgia, dan berakhir, secara tak resmi, dengan seluruh negara tersebut berada di bawah kekuasaan Joseph-Désiré Mobutu. Diwarnai dengan serangkaian perang saudara, Krisis Kongo juga merupakan konflik proksi dalam Perang Dingin di mana Uni Soviet dan Amerika Serikat mendukung faksi-faksi yang berseberangan. Sekitar 100,000 orang diyakini tewas pada krisis tersebut.

Catatan dan referensi

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ OPBBK, Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kongo, meliputi para pasukan dari Ghana, Tunisia, Maroko, Ethiopia, Irlandia, Guinea, Swedia, Mali, Sudan, Liberia, Kanada, India, Indonesia, Republik Arab Bersatu dan lain-lain.[1]
  2. ↑ Sekesi Katanga dan Kasai Selatan juga didukung oleh Afrika Selatan, Prancis dan negara tetangganya Federasi Afrika Tengah.[2] Namun, negara tersebut tak pernah secara resmi diakui oleh negara lain.[3]
  3. ↑ Tidak sama dengan negara tetangganya yang dikenal sebagai Republik Kongo, dulunya Kongo Prancis, dengan ibukotanya di Brazzaville. Nama negara tersebut diubah menjadi Republik Demokratik Kongo pada Agustus 1964.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Haskin 2005, hlm. 24–5.
  2. ↑ Nzongola-Ntalaja 2007, hlm. 101.
  3. ↑ Nugent 2004, hlm. 97.
  4. ↑ Mwakikagile 2014, hlm. 72.
  5. ↑ EISA 2002a.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]