Bantuan:Kunci ejaan ulang pelafalan
| Ini adalah halaman informasi yang menerangkan konsensus komunal mengenai aspek norma dan praktik Wikipedia. Meski bukan berupa kebijakan atau pedoman, halaman ini bertujuan melengkapi atau mengklarifikasi praktik dan kebijakan Wikipedia yang lain. Mohon patuhi kebijakan atau pedoman yang relevan jika ada ketidaksamaan antara halaman tersebut dan halaman ini. |
Kunci pengejaan pengucapan (pronunciation respelling key) berikut digunakan di beberapa artikel Wikipedia untuk mengeja ulang pengucapan kata-kata bahasa Inggris. Sistem ini tidak menggunakan simbol khusus atau diakritik selain schwa (ə), yang digunakan untuk bunyi pertama pada kata "about". Lihat dokumentasi untuk {{Respell}} untuk contoh dan petunjuk penggunaan templat.
Kunci
[sunting | sunting sumber]Baik IPA maupun sistem pengejaan pengucapan untuk bahasa Inggris di Wikipedia dirancang untuk merekam seluruh bunyi pembeda yang ditemukan dalam ragam-ragam utama bahasa Inggris. Artinya, kita mencatat perbedaan yang ada pada beberapa dialek tetapi tidak ada pada dialek lainnya, seperti antara "father" dan "farther", "wine" dan "whine", serta "cot" dan "caught". Hal ini tidak berarti bahwa perbedaan-perbedaan tersebut selalu, atau wajib, dibedakan; jika Anda berbicara dalam dialek yang tidak membedakan "father" dan "farther", misalnya, abaikan saja perbedaan antara FAH-dhər dan FAR-dhər.
Untuk pembahasan yang lebih mendalam mengenai bunyi dan variasi dialek, lihat Bantuan:IPA/Bahasa Inggris.
| Pengejaan | Contoh | IPA | |
|---|---|---|---|
| a | [1] | bat |
/æ/ |
| ah | father |
/ɑː/ | |
| air | bear, Mary |
/ɛər/ | |
| ar | farther |
/ɑːr/ | |
| arr | marry |
/ær/ | |
| aw | bought |
/ɔː/ | |
| ay | bait |
/eɪ/ | |
| e | [1] | bet |
/ɛ/ |
| eh | [2] | prestige | |
| ee | beat |
/iː/ | |
happy, serious |
/i/ | ||
| eer | beer, nearer |
/ɪər/ | |
| err | merry |
/ɛr/ | |
| ew | [3] | cute, beauty, dew |
/juː/ |
intuition, Lithuania |
/ju/ | ||
| eye | [4] | item, yikes |
/aɪ/ |
| y | [4] | bite, bide, sky | |
| i | [1] | bit |
/ɪ/ |
| ih | [5] | historic | |
| ire | hire |
/aɪər/ | |
| irr | mirror |
/ɪr/ | |
| o | [1] | bot |
/ɒ/ |
| oh | boat |
/oʊ/ | |
| oir | coir |
/ɔɪər/ | |
| oo | boot, you |
/uː/ | |
influence, fruition |
/u/ | ||
| oor | poor, tourist |
/ʊər/ | |
| or | horse, hoarse, pour, forum |
/ɔːr/ | |
| orr | moral |
/ɒr/ | |
| our | flour |
/aʊər/ | |
| ow | bout, vow |
/aʊ/ | |
| oy | choice, boy |
/ɔɪ/ | |
| u | [1] | but |
/ʌ/ |
| uh | [6] | frustration | |
| ur | bird, furry |
/ɜːr/ | |
| ure | [3] | cure, neural |
/jʊər/ |
| urr | hurry |
/ʌr/ | |
| uu | [1] | book |
/ʊ/ |
| uurr | courier |
/ʊr/ | |
| ə | about, comma |
/ə/ | |
| ər | letter |
/ər/ | |
| Pengejaan | Contoh | IPA | |
|---|---|---|---|
| b | buy |
/b/ | |
| ch | [7] | church, nature |
/tʃ/ |
| tch | [7] | church, natural | |
| d | dye, ladder |
/d/ | |
| dh | thy, this |
/ð/ | |
| f | fight |
/f/ | |
| g | go |
/ɡ/ | |
| gh | [8] | guess, guitar | |
| h | high |
/h/ | |
| j | jive |
/dʒ/ | |
| k | kite, sky, lock |
/k/ | |
| kh | loch, Chanukah |
/x/ | |
| l | lie, sly |
/l/ | |
| m | my |
/m/ | |
| n | nigh |
/n/ | |
| ng | ring, singer |
/ŋ/ | |
| nk | [9] | sink |
/ŋk/ |
| p | pie, spy |
/p/ | |
| r | rye, try |
/r/ | |
| s | sigh |
/s/ | |
| ss | [10] | ice, tense | |
| sh | shy |
/ʃ/ | |
| t | tie, sty, latter |
/t/ | |
| th | thigh |
/θ/ | |
| v | vine |
/v/ | |
| w | wine |
/w/ | |
| wh | whine |
/hw/ | |
| y | you |
/j/ | |
| z | zoo |
/z/ | |
| zh | pleasure |
/ʒ/ | |
Suku kata dan penekanan
[sunting | sunting sumber]Suku kata yang dieja ulang dipisahkan secara visual dengan tanda hubung ("-"), dan penekanan pada suatu suku kata ditunjukkan dengan huruf kapital.
- Sebagai contoh, kata "pronunciation" (/prəˌnʌnsiˈeɪʃən/) dieja ulang menjadi prə-NUN-see-AY-shən. Pada contoh ini, penekanan primer dan sekunder tidak dibedakan karena perbedaannya terjadi secara otomatis.
Baik dalam IPA maupun pengejaan pengucapan, sebuah kata tidak boleh memiliki penekanan sekunder setelah penekanan primer (berbeda dengan beberapa sumber, khususnya sumber dari Amerika Utara).
Kapan digunakan dan kapan tidak
[sunting | sunting sumber]Sebagaimana ditentukan dalam Wikipedia:Pedoman gaya/Pengucapan, rangkaian simbol standar yang digunakan untuk menunjukkan pengucapan kata-kata bahasa Inggris di Wikipedia adalah Alfabet Fonetis Internasional (IPA). IPA memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan sistem pengejaan pengucapan ini, karena dapat digunakan untuk merepresentasikan pengucapan dari bahasa apa pun di dunia secara akurat, dan (sebagai standar internasional) sering kali lebih akrab bagi mereka yang berada di luar Amerika Utara serta penutur non-asli bahasa Inggris. Di sisi lain, IPA (karena dirancang untuk merepresentasikan bunyi dari bahasa apa pun di dunia) tidak begitu intuitif bagi mereka yang utamanya terbiasa dengan ortografi bahasa Inggris, di mana sistem pengejaan ini kemungkinan lebih mudah dipahami untuk kata dan nama dalam bahasa Inggris. Jadi, meskipun IPA adalah bentuk yang diwajibkan untuk merepresentasikan pengucapan, pengejaan pengucapan tetap bersifat opsional. Sistem ini tidak boleh digunakan untuk merepresentasikan kata-kata non-Inggris atau perkiraannya.
Terkadang, cara lain untuk menunjukkan pengucapan lebih disukai daripada sistem pengejaan ini, seperti ketika sebuah nama dimaksudkan sebagai homonim dari kata atau frasa bahasa Inggris yang sudah ada, atau dalam kasus inisialisme maupun nama yang terdiri dari angka atau simbol. Saat mengutip homonim, kata tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam templat {{respell}}. Dalam kasus seperti ini, notasi IPA biasanya tetap diperlukan, meski tidak selalu mutlak; lihat Wikipedia:Pedoman gaya/Pengucapan § Sistem transkripsi lainnya untuk pembahasan lebih lanjut.
Pengejaan pengucapan juga sebaiknya dihindari apabila suku kata yang dieja ulang akan sama dengan kata yang sudah ada namun diucapkan secara berbeda. Misalnya, "Maui" /ˈmaʊi/ yang dieja ulang sebagai MOW-ee, "metonymy" /mɛˈtɒnɪmi/ sebagai meh-TON-im-ee, dan "cobalt" /ˈkoʊbɒlt/ sebagai KOH-bolt rentan disalahartikan sebagai /ˈmoʊi/, /mɛˈtʌnɪmi/, dan /ˈkoʊboʊlt/, karena adanya kata "mow", "ton", dan "bolt", sehingga hanya notasi IPA yang sebaiknya dicantumkan untuk kata-kata semacam itu.
Secara khusus, pengejaan ulang /aʊ/ dapat bermasalah karena terdapat berbagai kata ekasuku yang dieja dengan "ow" tetapi diucapkan dengan /oʊ/: blow, blown, bow, bowl, flow, flown, glow, grow, grown, growth, low, mow, mown, own, row, show, slow, snow, sow, sown, stow, strow, throw, tow, dan trow. Tidak ada solusi universal untuk masalah ini ("ou" juga bervariasi seperti pada kata loud, soup, soul, dan touch), sehingga pengejaan ulang untuk kata yang memuat /aʊ/ mungkin lebih baik dihindari sama sekali; namun, terkadang manfaat pengejaan ulang dapat lebih besar daripada kekurangannya, terutama untuk kata yang lebih panjang, sehingga gunakan pertimbangan yang bijak.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]- Bantuan:IPA/Konvensi untuk bahasa Inggris
- Bantuan:IPA/Bahasa Inggris
- {{Respell}}: templat dan petunjuk untuk menambahkan pengejaan pengucapan
- Pengejaan pengucapan untuk bahasa Inggris
- Wikipedia:Pedoman gaya/Pengucapan
Catatan
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 /æ, ɛ, ɪ, ɒ, ʌ, ʊ/ (a, e(h), i(h), o, u(h), uu) adalah vokal terhambat (checked vowels), yang berarti tidak pernah muncul di akhir kata atau sebelum vokal. Ketika vokal terhambat diikuti oleh konsonan dan vokal bertekanan, yang sebenarnya jarang terjadi, dalam beberapa kasus dapat diterima untuk memasukkan konsonan berikutnya ke dalam suku kata yang sama dengan vokal terhambat tersebut, seperti pada bal-AY, meskipun dalam IPA merupakan kebiasaan untuk memasukkannya ke suku kata berikutnya, seperti pada /bæˈleɪ/. Namun, jika konsonan berikutnya adalah plosif tak bersuara (/p, t, k/) yang diucapkan dengan aspirasi (sedikit keterlambatan dalam penyuarakan vokal berikutnya), konsonan tersebut harus dimasukkan ke dalam suku kata yang sama dengan vokal berikutnya, seperti pada ta-TOO, karena tat-OO dapat menghasilkan pengucapan yang berbeda dari yang dimaksudkan (bandingkan dengan "whatever" whot-EV-ər, whut-, di mana /t/ tidak diaspirasikan dan dapat mengalami glotalisasi atau pengepakan). Demikian pula, ketika sebuah vokal diikuti oleh /s/, satu atau lebih konsonan, dan vokal bertekanan, pemisahan suku kata aslinya harus dipertahankan, seperti pada fruh-STRAY-shən, karena frus-TRAY-shən dapat menghasilkan pengucapan yang berbeda dari yang dimaksudkan.
- ↑ /ɛ/ pada posisi akhir suku kata dapat dieja ulang sebagai eh alih-alih e jika berpotensi disalahartikan sebagai bunyi lain seperti /i(ː)/ atau /eɪ/.
- 1 2 ew dan ure digunakan ketika /ju(ː)/ atau /jʊər/ muncul tepat setelah konsonan dalam suku kata yang sama. Ketika /ju(ː)/ atau /jʊər/ mengawali suatu suku kata (misalnya "youth", "Europe", "value"), gunakan yoo(r), kecuali jika kata tersebut mengalami penghilangan yod atau peleburan yod: "Lithuania" LITH-ew-AY-nee-ə.
- 1 2 /aɪ/ dieja ulang sebagai eye jika mengawali suku kata atau didahului oleh /j/, dan selain itu dieja sebagai y. Jika y berada di antara konsonan dalam suku kata yang sama, tambahkan huruf e di akhir suku kata jika diperlukan: "tight" TYTE.
- ↑ /ɪ/ pada posisi akhir suku kata dapat dieja ulang sebagai ih alih-alih i jika berpotensi disalahartikan sebagai bunyi lain seperti /aɪ/.
- ↑ /ʌ/ pada posisi akhir suku kata dieja ulang sebagai uh alih-alih u untuk membedakannya dengan lebih jelas dari /u(ː), ʊ/.
- 1 2 /tʃ/ setelah vokal dalam suku kata yang sama dieja ulang sebagai tch alih-alih ch untuk membedakannya dengan lebih jelas dari /k, x/.
- ↑ /ɡ/ dapat dieja ulang sebagai gh alih-alih g jika berpotensi disalahartikan sebagai /dʒ/.
- ↑ /ŋk/ dieja ulang sebagai nk alih-alih ngk, karena asimilasinya bersifat wajib, kecuali jika melewati batas suku kata: "tinker" TING-kər.
- ↑ /s/ dapat dieja ulang sebagai ss alih-alih s jika berpotensi disalahartikan sebagai /z/: "ice" EYESS, "tense" TENSS (bandingkan dengan eyes, tens).