top of page

Indonesia and Japan in War: Same Bed, Different Dreams

Indonesians were enticed to advance their study on Japan. Some of them were ultimately involved in politics and war.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Cadets from Indonesia, the Philippines, Burma and the Malay Peninsula took a photo on the campus of the Sobudai Military Academy, April 1945. (Repro of Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang: Sekitar Perang Pasifik 1942-1945).

24 Apr 2023
9 menit membaca

SEVERAL Sumatran youths expressed their wish to study in Japan to Naito Keizo, a Japanese consul based in Medan. Naito was unsure at first because of the youths’ limited knowledge of the Land of the Rising Sun. However, considering that there were also other young Javanese who were interested in studying in Japan, Naito went on to persuade Uchida Koya, the Foreign Minister in Tokyo, through a letter sent in November 1932.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
transparant.png
bottom of page